Balasan Paling Adil: Ketika Tubuh yang Membongkar Segala Rahasia Tim Redaksi, 04/09/2025 Pesan Dakwah Prof Veni Hadju DI HARI pembalasan kelak, tidak ada lagi ruang untuk berdebat atau membela diri. Semua mulut manusia akan dikunci rapat. Mereka yang selama hidupnya terbiasa berkelit dengan alasan dan kata-kata manis, tidak akan lagi mampu menyusun kalimat untuk membela diri. Justru tangan, kaki, dan seluruh anggota tubuh akan bersaksi atas apa yang pernah dilakukan. Setiap tanda tangan, barang yang dirampas, sesuatu yang dijarah, bahkan yang disembunyikan, akan dituturkan dengan jujur tanpa bisa ditolak. Inilah saat di mana setiap manusia akan menerima balasan yang PALING ADIL, sesuai dengan amal dan dosa yang mereka lakukan di dunia. Di kehidupan dunia, kita sering menyaksikan bagaimana mulut bisa menjadi alat untuk menipu. Janji-janji palsu diucapkan dengan ekspresi meyakinkan, kebohongan disusun dengan kata-kata indah agar tampak benar. Namun, semua itu hanya berlangsung sementara. Di hadapan Allah, semua topeng akan terbuka. Mulut tidak lagi berfungsi, sebab anggota tubuhlah yang akan berbicara. Tidak ada lagi yang bisa ditutupi. Peringatan ini seharusnya membuat manusia berhati-hati. Setiap langkah, setiap ucapan, setiap perbuatan akan diminta pertanggungjawaban. Jika menyadari adanya hukum Allah yang PALING ADIL, seharusnya manusia jujur dalam keadaan apa pun. Tidak perlu pengawasan kamera atau tes kejujuran, karena Allah telah menetapkan saksi yang lebih kuat: tubuh kita sendiri. Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman: فَٱلۡيَوۡمَ لَا تُظۡلَمُ نَفۡسٞ شَيۡئًا وَلَا تُجۡزَوۡنَ إِلَّا مَا كُنتُمۡ تَعۡمَلُونَ “Maka pada hari itu seseorang tidak akan dirugikan sedikit pun dan kamu tidak akan diberi balasan, kecuali sesuai dengan apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. Ya-Sin 36: Ayat 54) Maka, perhatikanlah setiap kata yang keluar dari mulutmu, setiap tindakan yang dilakukan oleh tangan dan kakimu. Semua akan menjadi saksi, dan Allah pasti memberi balasan dengan seadil-adilnya. (*)