Skip to content
PERCIK KAHMI Makassar
KAHMI Makassar
  • Home
    • Berita
    • Artikel
  • Tentang Percik
  • Kirim Artikel
  • KAHMI Makassar
  • FORHATI Makassar
PERCIK KAHMI Makassar
KAHMI Makassar


Tetap Belajar, Ilmu yang Menyelamatkan Dunia dan Akhirat

Tim Redaksi Tim Redaksi, 27/07/202527/07/2025

Pesan Dakwah Prof Veni Hadju

MENGHADIRI acara wisuda selalu menghadirkan suasana yang membahagiakan. Wajah-wajah cerah, senyum mengembang, dan rasa syukur yang tak terbendung menyelimuti ruang.

Semua merasa telah menaklukkan satu fase penting dalam hidup: menyelesaikan pendidikan formal setelah menempuh jalan panjang penuh ujian dan pengorbanan.

Namun, kegembiraan itu tak bertahan lama. Ketika semua seremonial usai, muncul pertanyaan besar: “Lalu, setelah ini mau ke mana? Akan jadi apa?”

Tidak semua wisudawan langsung disambut dengan pekerjaan impian. Hanya sebagian kecil yang keesokan harinya sudah bersiap memulai babak baru: turun ke lapangan, mengamalkan ilmu, dan mengasah keterampilan.

Mereka yang demikian, sesungguhnya tidak berhenti belajar—mereka hanya berpindah tempat belajar, dari ruang kuliah ke ruang kehidupan.

Sayangnya, tidak sedikit pula yang setelah wisuda justru mengakhiri proses belajarnya. Mereka merasa sudah cukup, puas dengan gelar akademik yang diraih, dan menganggap tak lagi membutuhkan ilmu tambahan.

Sebagian bahkan merasa ilmunya sudah tinggi. Padahal, belajar sejatinya tidak boleh berhenti, apalagi dalam urusan agama.

Agama ini adalah agama ilmu. Islam sangat menjunjung tinggi orang-orang yang berilmu. Ilmu-lah yang membimbing amal agar benar.

Bagaimana seseorang bisa terus meningkatkan kualitas ibadah dan amalnya, jika pemahaman agamanya tidak pernah bertambah?

Tanpa ilmu, ibadah bisa salah arah, niat bisa keliru, bahkan amal bisa tak sampai.

Maka, kewajiban untuk TETAP BELAJAR menjadi sangat penting — sepanjang hidup, terutama ilmu yang menyelamatkan kita di dunia dan akhirat.

Sungguh disayangkan, jika seseorang yang sudah menempuh pendidikan tinggi—bahkan mengantongi banyak gelar—namun justru jauh dari ilmu agama.

Tidak pernah membaca buku keislaman, enggan mengikuti majelis ilmu, bahkan merasa cukup hanya dengan sesekali hadir di pengajian jika waktu luang. Akibatnya, ada jurang yang lebar antara prestasi dunia dan kesiapan akhirat.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an:

أَمَّنۡ هُوَ قَٰنِتٌ ءَانَآءَ ٱلَّيۡلِ سَاجِدًا وَقَآئِمًا يَحۡذَرُ ٱلۡأٓخِرَةَ وَيَرۡجُواْ رَحۡمَةَ رَبِّهِۦ ۗ قُلۡ هَلۡ يَسۡتَوِي ٱلَّذِينَ يَعۡلَمُونَ وَٱلَّذِينَ لَا يَعۡلَمُونَ ۗ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُوْلُواْ ٱلۡأَلۡبَٰبِ

“Apakah orang yang beribadah di waktu malam dengan sujud dan berdiri, karena takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya (sama dengan orang yang lalai)? Katakanlah, ‘Apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?’ Sungguh hanya orang yang berakal yang dapat menerima pelajaran.” (QS. Az-Zumar: 9)

Ayat ini menyadarkan kita bahwa ilmu adalah pembeda utama antara mereka yang mendapat hidayah dan mereka yang tersesat, antara mereka yang mengisi hidup dengan amal dan mereka yang sekadar sibuk mengejar dunia.

Maka dari itu, jadikan belajar sebagai jalan hidup. Tidak hanya di bangku sekolah atau perguruan tinggi, tetapi di setiap fase kehidupan.

Terutama belajar ilmu yang menuntun kita pada ketakwaan, yang membimbing kita meniti jalan lurus, yang memperbaiki amal, dan yang akan menyelamatkan kita di dunia maupun akhirat.

TETAPLAH BELAJAR, TETAPLAH MERENUNG, TETAPLAH MENUNTUT ILMU—KARENA KITA SEDANG MENYIAPKAN JALAN MENUJU KEKALNYA HIDUP.

Tentang PERCIK

PERCIK dikelola oleh MD KAHMI Kota Makassar, didedikasikan bagi segenap warga KAHMI untuk berbagi berita, opini dan informasi terbaru yang berkaitan dengan eksistensi dan kegiatan organisasi KAHMI. Kirimkan press release berita, artikel atau opini Anda melalui form ini.

PERCIKAN BARU

  • Bersegeralah Kembali ke Jalan Allah

    Bersegeralah Kembali ke Jalan Allah

  • Solusi Islam Mengatasi Krisis Kepemimpinan Nasional

    Solusi Islam Mengatasi Krisis Kepemimpinan Nasional

  • Gigih dalam Ujian, Kuat dalam Iman

    Gigih dalam Ujian, Kuat dalam Iman

  • Memuliakan Bulan Haram, Menjaga Diri dari Dosa

    Memuliakan Bulan Haram, Menjaga Diri dari Dosa

  • Mengingat Mati, Menata Hidup

    Mengingat Mati, Menata Hidup

RSS BERITA KAHMI MAKASSAR

  • KAHMI Makassar Gelar Silaturahmi Kebangsaan Hadirkan Helmi Hasan dan Edy Mulyadi
  • MD KAHMI Makassar Gelar Silaturahmi Bersama Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung
  • Meriah, KAHMI Makassar Gelar Silaturahmi dan Pembubaran Kepanitiaan 1446 H di Pantai Bosowa
  • KAHMI UMI Gelar Halalbihalal, Usung Semangat Perkuat Silaturahmi dan Potensi Pascaramadhan
  • Dihadiri Banyak Tokoh Penting, Halalbihalal KAHMI Makassar Jadi Ajang Konsolidasi Alumni

JANGAN LEWATKAN

  • Bahaya Laten dan Kejahatan Sifat Munafik
  • Oligarki dan Korupsi: Dua Wajah Perampasan Harta Rakyat
  • Prof Mustari Kecam Penyerbuan Masjid Al-Aqsa dan Penangkapan Wali Kota Hebron
  • Tak Satupun Bisa Lolos dari Catatan Malaikat
  • Hindari Sifat Kikir, Penyakit Hati Yang Merusak

RSS PENGURUS KAHMI MAKASSAR

  • Dr. Ir. Taufik Nur, S.T., M.T., IPU, ASEAN Eng, CSCA, APEC Eng.
  • Rasmi Ridjang Sikati, SE,. MM
  • Muhammad Kasman, S.E., M.Si., CFrA.
  • Anshar Aminullah
  • Marsam, S.Pd.I., M.Pd
©2026 KAHMI Makassar