Skip to content
PERCIK KAHMI Makassar
KAHMI Makassar
  • Home
    • Berita
    • Artikel
  • Tentang Percik
  • Kirim Artikel
  • KAHMI Makassar
  • FORHATI Makassar
PERCIK KAHMI Makassar
KAHMI Makassar


Mengingat Mati, Menata Hidup

Tim Redaksi Tim Redaksi, 05/01/2026

Pesan Dakwah Prof Veni Hadju

KAPAN seseorang benar-benar ingat mati?

Sering kali, kesadaran itu baru hadir ketika tubuh telah terbaring lemah di ranjang rumah sakit, saat penyakit mencapai stadium akhir dan alat-alat medis tak lagi banyak memberi harapan.

Selama seseorang masih merasa sehat, kuat, atau hanya mengalami sakit ringan, kematian kerap dianggap masih jauh. Hidup seolah panjang dan waktu terasa berlimpah.

Banyak manusia begitu mencintai kehidupan dunia. Tak sedikit yang takut pada kematian, lalu sibuk mengejar kenikmatan demi kenikmatan. Ironisnya, tidak jarang justru di tengah kesenangan itulah hidup tiba-tiba berakhir—tanpa aba-aba, tanpa permisi.

Beberapa waktu lalu, saya mendengar percakapan seorang teman yang dengan santai mengatakan bahwa ia belum terpikir soal kematian.

Alasannya sederhana: masih banyak mimpi yang ingin ia wujudkan. Ia merasa usianya masih panjang, meskipun telah memasuki kepala enam. Ia bahkan merujuk pada angka harapan hidup orang Indonesia yang kini berada di atas 70 tahun.

Percakapan itu mengingatkan saya pada nasihat seorang guru:

INGAT MATI seharusnya dilakukan setiap jam—bahkan setiap menit—agar kelak tidak ada penyesalan.

Kehidupan dunia ini berjalan sesuai jatah rezeki dan umur yang telah Allah tetapkan.

Manusia tidak selalu berpulang karena sakit, tidak harus di rumah sakit, dan tidak pula menunggu usia lanjut. Kematian dapat datang kapan saja, di mana saja, dan dalam kondisi apa saja.

Sesungguhnya, INGAT MATI bukanlah sesuatu yang menakutkan, justru seharusnya menenangkan dan membahagiakan.

Ia menyadarkan kita bahwa hidup ini memiliki ujung, bahwa dunia dengan segala problematikanya akan kita tinggalkan.

Kesadaran itu mendorong kita untuk lebih berhati-hati dalam bersikap, memperbanyak amal terbaik, dan menjauhi dosa sekecil apa pun.

Allah Subḥānahu wa Ta‘ālā berfirman:

“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Maha Mengetahui terhadap apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Hasyr [59]: 18)

Ayat ini mengingatkan kita untuk selalu melakukan evaluasi diri: sudahkah hari ini kita menabung amal untuk kehidupan setelah mati?

INGATLAH HARI YANG AKAN MEMUTUSKAN SEMUA KENIKMATAN DUNIA DAN MEMINDAHKAN KITA KE ALAM YANG LAIN.

Tentang PERCIK

PERCIK dikelola oleh MD KAHMI Kota Makassar, didedikasikan bagi segenap warga KAHMI untuk berbagi berita, opini dan informasi terbaru yang berkaitan dengan eksistensi dan kegiatan organisasi KAHMI. Kirimkan press release berita, artikel atau opini Anda melalui form ini.

PERCIKAN BARU

  • Menghindari Terciptanya Negara Kartel

    Menghindari Terciptanya Negara Kartel

  • Lembaga Sosio Kontrol yang Tumbang

    Lembaga Sosio Kontrol yang Tumbang

  • Begini Solusi Sistemik Islam dalam Penanganan Kejahatan Seksual

    Begini Solusi Sistemik Islam dalam Penanganan Kejahatan Seksual

  • Bersegeralah Kembali ke Jalan Allah

    Bersegeralah Kembali ke Jalan Allah

  • Solusi Islam Mengatasi Krisis Kepemimpinan Nasional

    Solusi Islam Mengatasi Krisis Kepemimpinan Nasional

RSS BERITA KAHMI MAKASSAR

  • Dilantik Hari Ini, Lima Kader KAHMI Makassar Emban Jabatan Strategis di Unhas
  • Baksos KAHMI Makassar Disambut Antusias Warga Pangkep, Ratusan Pasien Terlayani
  • Songsong Milad ke-60, KAHMI Makassar Bakal Gelar Baksos Kesehatan di Pangkep
  • KAHMI Makassar Salurkan Sembako ke Panti Asuhan dan Kampung Binaan di Bulan Ramadan 1447H
  • Ceramah di Tarwih KAHMI Makassar, Prof Marsuki DEA Soroti Pergeseran Ekonomi Global

JANGAN LEWATKAN

  • Antara Masjid Terbesar dan Hari Terbesar
  • Muharram dan Pernikahan, Memulai Hidup Baru Penuh Keberkahan
  • 6 Cara Syar’i Membasmi Korupsi
  • Tak Satupun Bisa Lolos dari Catatan Malaikat
  • Guru Hebat, Pondasi Karakter dan Peradaban

RSS PENGURUS KAHMI MAKASSAR

  • Dr. Ir. Taufik Nur, S.T., M.T., IPU, ASEAN Eng, CSCA, APEC Eng.
  • Rasmi Ridjang Sikati, SE,. MM
  • Muhammad Kasman, S.E., M.Si., CFrA.
  • Anshar Aminullah
  • Marsam, S.Pd.I., M.Pd
©2026 KAHMI Makassar